Jumat, 15 Maret 2013



wahai dedaunan kering di pucuk meranti.
sepi itu hadir lagi merasuk ke relung jiwaku.
apa kau tau neptunus ?
makhluk itu pergi lagi, menghilang dibalik awan gelap.
wahai langit, dimana kau sembunyikan tubuhnya ?
dimana kau sembunyikan lengannya yang kokoh ?
adakah senyum angkuh itu di balik pelangi ?
pastikah dia datang menemuiku setelah rinai hujan
turun membasahi bumi nan luas ini ?

wahai kau gugusan karang di pantai biruku.
pernahkah kau mendengar kisah nya ? kisah ku ?
kisah tentang kami ?
apa kisah ini telah usai ?
masihkah harum mu mengusik indraku ?
masihkah hangatmu memeluk hatiku ?
jawab aku mentari, jawab aku wahai purnama.
dimana kau sembunyikan cinta itu.

neptunusku, dewa lautan yang merajai para hewan dilautan biruku.
kemanakah kisahku ini akan berlabuh ?
akankah segalanya terombang ambing bersama ombak ?
kemanakah arus ini membawa hatiku ? hatinya ?
sementara segalanya masih jauh, masih samar oleh kabut gelap.

Akankah segalanya berujung ?
atau aliran biru ini hanya sekedar bermain dengan kami ?
adakah akhir dari kisah ini ?
kisah yang sama sekali tak pernah aku pahami.
kisah yang mengalir bersama ombak.
langit, jawab aku, adakah aku dihatinya ?
atau aku hanya gugusan karang
tempat ia menghempaskan semua kesalnya.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar