Sabtu, 02 Maret 2013

sebuah penantian


sejuta peluh, senyum, canda, tangis, serta tawa mu,
telah menggores sepenggal kanfas hidup ku.
satu persatu tergambar,
menjadi lukisan yang utuh.
menjadi sebuah dilema dalam perjalanan cinta ku.


bersama kenangan mu,
aku bercerita tentang masa-masa indah itu.
masa dimana ulat masih membentuk kepompong,
dan ilalang yang masih menghijau,
semua kenangan yang jauh,
masih tersimpan dalam memori ingatan ku.


di sini aku,
berjuang melawan dimensi waktu,
tetap bertahan meski seluruh dunia telah membenci ku,
entah karna kebodohan ku,yang slalu menanti mu,
ini adalah tentang satu kepastian.
tentang cinta ku yang tak usang meski tlah termakan oleh waktu.

meski saat ini kau tak lagi di samping ku,
meski seluruh kepompong telah berubah menjadi kupu-kupu,
meski ilalang yg dulu hijau kini telah menguning,
cinta ku tetap bersama mu,
dan akan selalu bersama mu,


kini biarkan lah aku,
membingkai setiap lukisan indah,
yang pernah kau buat dahulu di kanfas putih ku,
karna hanya kau yang akan ada di hati ku,


dulu, kini, dan selamanya. :)

puisi ini merupakan puisi pertama saya ;)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar