Aku berlari kemana arah angin membawaku.
aku berjalan kemana arah matahari pergi.
tanpa lelah ku ikuti jejaknya.
tanpa harapan kelak ia yg akan mengikutiku lagi.
aku berlari ketimur, kala matahari berlari ke timur.
aku mengejarnya ke barat, kala ia tergesa ke arah barat.
seakan perjuangan ku tanpa akhir untuk mengejarnya.
dirimu seperti matahari itu.
yang sulit untuk ku capai, namun tetap ku cari.
hingga sampai detik ini,
aku hanya mampu menjadi bayanganmu.
dan menjadi jiwa yang hampa tanpamu,
jiwa yang kering tanpa cinta darimu.
aku mencoba berlari,
mencoba melampaui sang waktu.
sekedar untuk melihat bagaimana kita dimasa depan.
akan kah terus begini ?
atau kah akan berakhir bahagia pada akhirnya ?
entahlah, hanya pemilik alam ini yg tau.
mungkin aku hanya butiran kecil bagimu.
tak berarti dalam hidupmu.
namun sosokmu yang aku inginkan.
mencintaimu memberikan ku rasa nyaman.
sebuah zona yg tak kudapatkan dari orang lain.
andai ada sedikit rasa cinta untukku.
andai ada sedikit harapan untuk terus bersamamu.
aku hanya ingin dipersatukan dalam iman dgn mu.
hanya ingin dikuatkan dengan doa.
kini meskipun kau jauh dari ujung mataku.
kau tetap jadi pemilik seluruh ruangan dihatiku.
meskipun tangan ini tak dapat memelukmu.
namun kuyakin, tiap doaku mampu menghangatkanmu
kau cinta sejatiku
aku berjalan kemana arah matahari pergi.
tanpa lelah ku ikuti jejaknya.
tanpa harapan kelak ia yg akan mengikutiku lagi.
aku berlari ketimur, kala matahari berlari ke timur.
aku mengejarnya ke barat, kala ia tergesa ke arah barat.
seakan perjuangan ku tanpa akhir untuk mengejarnya.
dirimu seperti matahari itu.
yang sulit untuk ku capai, namun tetap ku cari.
hingga sampai detik ini,
aku hanya mampu menjadi bayanganmu.
dan menjadi jiwa yang hampa tanpamu,
jiwa yang kering tanpa cinta darimu.
aku mencoba berlari,
mencoba melampaui sang waktu.
sekedar untuk melihat bagaimana kita dimasa depan.
akan kah terus begini ?
atau kah akan berakhir bahagia pada akhirnya ?
entahlah, hanya pemilik alam ini yg tau.
mungkin aku hanya butiran kecil bagimu.
tak berarti dalam hidupmu.
namun sosokmu yang aku inginkan.
mencintaimu memberikan ku rasa nyaman.
sebuah zona yg tak kudapatkan dari orang lain.
andai ada sedikit rasa cinta untukku.
andai ada sedikit harapan untuk terus bersamamu.
aku hanya ingin dipersatukan dalam iman dgn mu.
hanya ingin dikuatkan dengan doa.
kini meskipun kau jauh dari ujung mataku.
kau tetap jadi pemilik seluruh ruangan dihatiku.
meskipun tangan ini tak dapat memelukmu.
namun kuyakin, tiap doaku mampu menghangatkanmu
kau cinta sejatiku
Tidak ada komentar:
Posting Komentar