aku melangkah sendiri
dibawah cahaya purnama yang pucat.
sesosok rindu tanpa sayap
terbang, melambung keudara.
dibawah cahaya purnama yang pucat.
sesosok rindu tanpa sayap
terbang, melambung keudara.
aku berjalan tanpa henti.
mencari tanpa lelah.
gelapnya malam membuat aku kehilangan arah
dingin nya sunyi ini
menjadi saksi derita batinku ini.
mencari tanpa lelah.
gelapnya malam membuat aku kehilangan arah
dingin nya sunyi ini
menjadi saksi derita batinku ini.
jiwa yang kosong menatap karang.
jejaknya menembus tulang.
mengoyak setiap jemari ku.
aku tak tau harus kemana mencarimu.
adakah engkau dibalik awan gelap itu ?
apa kau tau,
malam ini purnama itu tersenyum
meski tak seindah senyum terakhirmu
terakhir kali yang pernah kulihat.
tau kah kau,
suara binatang malam itu memecahkan kesunyian.
meski tak selembut suaramu.
suara yang terakhir kali pernah ku dengar.
aku menatap langit,
berharap kau berdiri disini sekarang juga
membisikan satu kata yang sangat aku rindukan.
sekali lagi kutatap purnama itu.
namun rinduku tak juga terobati.
apa hari ini kau masih menyimpan rindu itu ?
seperti rindu yang menggunung dihatiku ?
andai saja mungkin.
andai aku bisa.
ingin ku melihat cinta dimatamu
tuk terakhir kalinya.
jejaknya menembus tulang.
mengoyak setiap jemari ku.
aku tak tau harus kemana mencarimu.
adakah engkau dibalik awan gelap itu ?
apa kau tau,
malam ini purnama itu tersenyum
meski tak seindah senyum terakhirmu
terakhir kali yang pernah kulihat.
tau kah kau,
suara binatang malam itu memecahkan kesunyian.
meski tak selembut suaramu.
suara yang terakhir kali pernah ku dengar.
aku menatap langit,
berharap kau berdiri disini sekarang juga
membisikan satu kata yang sangat aku rindukan.
sekali lagi kutatap purnama itu.
namun rinduku tak juga terobati.
apa hari ini kau masih menyimpan rindu itu ?
seperti rindu yang menggunung dihatiku ?
andai saja mungkin.
andai aku bisa.
ingin ku melihat cinta dimatamu
tuk terakhir kalinya.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar